(022) 250-4952
tu@tl.itb.ac.id

PROGRAM STUDI

S1 Rekayasa Infrastruktur Lingkungan

“Menjadikan Prodi Teknik Lingkungan ITB sebagai lembaga pendidikan tinggi dan pusat pengembangan IPTEK ynag memiliki keunggulan kompetitif dan handal”

 

RIL ITB

Mengacu pada tujuan ITB dan FTSL di atas yang disesuaikan dengan kriteria-kriteria akreditasi internasional, seperti Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET), dan Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE), serta masukan-masukan dari stakeholders dan Forum Advisory Board (FAB), maka tujuan pendidikan (Program Education Objectives, PEO) Program Studi Sarjana Rekayasa Infrastruktur Lingkungan pada kurikulum 2019 adalah sebagai berikut:

  1. Menghasilkan lulusan sarjana yang berkomitmen kuat terhadap pengembangan profesional terkait bidang air minum dan sanitasi serta seluruh komponen utamanya pada habitat manusia melalui penerapan ilmu-ilmu dasar untuk mendesain dan mengembangkan teknik operasi dalam bidang infrastruktur lingkungan.
  2. Menghasilkan lulusan sarjana yang mampu beradaptasi menghadapi perubahan di tingkat lokal dan global dan mengikuti perkembangan mutakhir melalui pembelajaran seumur hidup dan/atau pendidikan yang lebih tinggi.
  3. Menghasilkan lulusan sarjana yang beretika, memiliki kepekaan sosial, berkebangsaan, dan berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat luas.

Capaian Lulusan RIL

Mengacu kepada tujuan pendidikan (PEO) Prodi RIL di atas, maka capaian lulusan (Student Outcomes, SO) pendidikan Prodi Rekayasa Infrastruktur Lingkungan beserta dengan performance indicator capaian lulusan tersebut adalah sebagai berikut

  No   Capaian Lulusan (SO)  
 
1. Memiliki kemampuan menerapkan pengetahuan dalam bidang matematika, basic science dan kerekayasaan untuk penyelesaian permasalahan bidang rekayasa infrastruktur air bersih dan sanitasi dengan menggunakan teknik dan kaidah memadai  
2. Memiliki kemampuan mendesain/merancang suatu sistem dalam bidang rekayasa infrastruktur air bersih dan sanitasi dengan mempertimbangkan berbagai kendala ekonomi, sosial, keselamatan dan kesehatan, sumberdaya alam, dan kemampuan masyarakat lokal  
3. Memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam proses perencanaan infrastruktur air dan sanitasi kepada berbagai pihak terkait.  
4. Memiliki kemampuan profesional dan etika dalam memahami dampak solusi   kerekayasaan infrastruktur air bersih dan sanitasi saat ini dan masa depan guna menghadapi perkembangan isu lingkungan dalam kaitannya dengan perencanaan, perancangan dan operasi infrastruktur air dan sanitasi.  
5. Memiliki kemampuan bekerja sama dalam kelompok untuk pemecahan permasalahan terkait infrastruktur air dan sanitasi dengan mengedepankan kepemimpinan untuk  menciptakan kondisi yang kolaboratif dan menyeluruh dalam menetapkan  tujuan, sasaran, dan rencana.  
6. Memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan melaksanakan suatu percobaan serta menganalisis dan menginterpretasikan data yang berkaitan dengan perencanaan dan pengoperasian infrastruktur air dan sanitasi.  
7. Memiliki kemampuan untuk menggali dan menerapkan ilmu dan teknologi mutakhir melalui strategi pembelajaran yang tepat  
 

 

Copyright © 2024 Prodi Teknik Lingkungan
FTSL - ITB
Scroll to Top