BANDUNG, env.itb.ac.id— Sorak meriah melingkupi kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Jalan Ganesha 10 pada Minggu (13/10/19) pagi. Dalam rangka merayakan hari ulangtahun ke-100, ITB kembali mengadakan lomba lari yang sudah berlangsung sejak tahun 2017 bertajuk “BNI-ITB Ultra Marathon 200K”.
Sebagai upaya menjalin silaturahmi di antara civitas alumni ITB dengan berbagai komunitas lari dari perguruan tinggi lain, perusahaan dan industri, serta komunitas lari umum lain, BNI ITB Ultra Marathon 200k menghadirkan beberapa kategori.
Pertama, kategori umum yang termasuk 200K Individu dan Tim Relay. Dengan cut-off time selama 32-36 jam, rute yang harus ditempuh adalah Jakarta-Bogor-Puncak-Cimahi-Bandung. Sejak Jumat (11/10/19), para peserta sudah mulai berlari dari BNI Pusat Sudirman, Jakarta, dan berakhir penuh sambutan di Lapangan Basket, Kampus ITB. Kedua, kategori fun run berjarak tempuh lima kilometer dengan titik awal di Alun-Alun Bandung yang juga berakhir di Kampus ITB.

Dari ribuan peserta, sebagian besarnya merupakan alumni ITB, termasuk di dalamnya para alumni Teknik Lingkungan dari berbagai angkatan. Tim Envirunment : Run for Environment sebagai perwakilan dari Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (IATL) terdiri atas tiga tim, satu tim untuk kategori Relay 2 dan dua tim untuk kategori Relay 18. Semua peserta memulai marathon pukul 22.00 WIB dari start point.
Tim pertama untuk kategori Relay 2 beranggotakan Chaidir Akbar (TL’99) dan Firman Gunawan (TL’99). Dengan pembagian jarak 94 km untuk pelari pertama dan 106 km untuk pelari kedua, Chaidir dan Firman berhasil menuntaskan marathon selama ±30 jam 30 menit.

IATL juga mengirimkan dua tim kategori Relay 18 dari berbagai angkatan yang dipimpin oleh Adi Setya (TL’89). Mulai dari alumni Angkatan tertua yaitu Angkatan 1982 hingga Angkatan 2014, semua ikut berpartisipasi dalam kegiatan marathon ini. Meski berbeda Angkatan, keterikatan sebagai alumni Teknik Lingkungan mempersatukan para peserta sehingga dapat bekerja sama untuk mencapai finish line pada pukul 03.00 WIB di Kampus IT Ganesha.

Ajang marathon ini pun menjadi ajang perekat antar angkatan di Teknik Lingkungan. “Seru banget ternyata lari lintas Angkatan sesama alumni TL ITB. Jadi lebih sering mengenal, makin guyub.” Ungkap Fariz (TL’06), salah satu peserta lari kategori Relay 18.
Tak hanya IATL yang berpartisipasi, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) juga ikut mendukung keberjalanan acara, salah satunya adalah ikut menyambut kedatangan tiga tim IATL di finish line, yakni di Kampus ITB Ganesha.

Selain mengkampanyekan pola hidup sehat, ternyata kegiatan ini diharapkan menjadi ajang membangun semangat solidaritas antara alumni ITB umumnya dan khususnya lagi alumni Teknik Lingkungan. “Harapannya, tahun depan bisa bergabung semua (alumni TL), lari bareng atas nama IATL.” pungkas Fariz.