(022) 250-4952
tu@tl.itb.ac.id
TEKNIK LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

Berita

“Menjadikan Prodi Teknik Lingkungan ITB sebagai lembaga pendidikan tinggi dan pusat pengembangan IPTEK ynag memiliki keunggulan kompetitif dan handal”

Daniel Juan Carlos, Mahasiswa Aktif dan Berprestasi Penerima Astra 1st Scholarship and Development Program dan Grantee Paragon Indonesian Leaders

BANDUNG, env.itb.ac.id — Menjadi mahasiswa yang aktif dalam banyak kegiatan baik akademik maupun non-akademik di ITB bukanlah hal yang mudah. Namun, Daniel Juan Carlos, mahasiswa program sarjana teknik lingkungan angkatan 2016 satu ini tahu bagaimana memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sehingga bisa mengikuti banyak kegiatan berprestasi sekaligus. Daniel, begitu sapaan akrabnya, kali ini akan berbagi kisahnya mengarungi banyak kegiatan di kampus dan luar kampus serta apa yang mendorongnya untuk selalu berprestasi.

Meraih Berbagai Macam Pengalaman dan Prestasi

Pria kelahiran Lampung 21 tahun silam ini telah mengikuti banyak program intern (magang) di berbagai instansi. Daniel memulai kegiatan magangnya di kantor Deputi Wakil Gubernur Jakarta bagian Perencanaan Spasial dan Lingkungan, berlanjut di program 100 Resillient Cities by Rockefeller Foundation hingga melakukan kerja praktik di PT Pertamina (Persero). Tidak hanya itu, Daniel juga berhasil menerima berbagai macam beasiswa, diantaranya adalah beasiswa kepemimpinan Paragon Indonesian Leaders dari PT Paragon Technology Indonesia dan beasiswa pengembangan karakter Astra 1st Scholarship and Development Program dari Astra International. Daniel juga berhasil menjadi Berkat prestasinya yang unggul, Daniel terpilih menjadi field engineer vacation trainee yang diselenggarakan oleh Schlumberger Indonesia selama satu bulan pada Juli – Agustus 2019 lalu.

Daniel bersama teman-teman saat magang di Kantor Wakil Gubernur DKI Jakarta
(Dokumen Pribadi)
Daniel pada Acara 1st Scholarship and Development Program
(Dokumen Pribadi)
Daniel berkesempatan mengikuti Field Engineer Vacation Trainee di Schlumberger Indonesia

Aktif di Berbagai Organisasi

Belum berhenti sampai disitu, keaktifan Daniel juga terlihat pada beragam aktivitas organisasi. Daniel pernah menjabat sebagai wakil kepala divisi eksternal Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) ITB periode 2018-2019. Selain itu, Daniel juga bertanggung jawab menjadi project manager pada sebuah platform mahasiswa profesional yang bertujuan membentuk mahasiswa unggul dalam banyak pencapaian prestasi. Sebagai mahasiswa asal Lampung, Daniel tidak lupa ikut berkontribusi bagi unit kebudayaan asal daerahnya yaitu Unit Kebudayaan Lampung (UBALA).

Lampung patut berbangga, sebab mahasiswa satu ini juga berhasil meraih penghargaan Dean’s list FTSL pada Februari 2019 dan 2nd most outstanding student of environmental engineering pada April 2019 silam. Daniel merupakan salah satu bukti nyata bahwa kita bisa meraih banyak pencapaian baik akademik maupun non-akademik.

Senang Menambah Pengalaman Baru

Daniel memiliki motivasi tersendiri dalam mengikuti seluruh kegiatannya yang padat. Ia mengaku berkenalan dengan orang yang baru ia temui pada setiap kegiatan dapat memberikan pengalaman baru dan insight yang belum pernah ia dapat sebelumnya. Di setiap kegiatan jenis baru yang ia ikuti, ia terpacu untuk keluar dari zona nyamannya sehingga ia bisa belajar banyak dari tanggung jawab tersebut. Memiliki kegiatan yang banyak dan beragam menantang Daniel untuk bisa mengatur waktu dengan baik karena bukan hanya sekali beberapa jadwal justru terjadi di saat bersamaan. “Aku punya mimpi dan tujuan yang menurut aku tinggi banget, jadi butuh jalan mencapainya salah satunya melalui pembelajaran baru setiap harinya. Motivasi inilah yang mendorong aku untuk terus aktif” sahut Daniel saat diwawancara Jumat lalu.

Memotivasi Pelajar di Lampung

Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Daniel adalah ketika ia diamanahi sebagai ketua materi dan metode Bulan Bhakti UBALA XIV. Acara pengabdian mahasiswa Lampung yang bertujuan memberikan sosialisasi kepada seluruh pelajar di Kota Lampung ini memberikan kesan mendalam untuk Daniel. Saat itu ia bertanggung jawab merancang materi dan metode yang akan digunakan pada acara sosialisasi. Daniel merasa bahwa apa yang ia kerjakan, meski sekecil apapun itu, dapat bermanfaat bagi banyak pelajar di pelosok Lampung hingga mereka mau mengubah mindset mereka dari semula tamat SMA ingin lanjut kerja menjadi memiliki keinginan untuk lanjut ke perguruan tinggi. Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah mahasiswa Lampung yang berhasil pada SNMPTN hingga menjadi mahasiswa pada beberapa perguruan tinggi ternama seperti ITB, UI dan UGM. Bagi Daniel memberikan yang terbaik di setiap kondisi adalah mottonya sebab apapun kebaikan yang kita lakukan pasti akan berdampak sekecil apapun itu untuk orang lain.

Tokoh Panutan Hingga Bermimpi Bekerja di PBB

Menjadi mahasiswa teknik lingkungan membawa Daniel bermimpi dapat bekerja di Badan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, untuk memecahkan semua permasalahan di dunia ini butuh gerakan bersama dalam lingkup internasional. Daniel berharap dapat berkontribusi lebih di PBB khususnya United Nations Environmental Programme (UNEP), sebuah organisasi utama PBB di bidang lingkungan. Permasalahan lingkungan yang saat ini terjadi membutuhkan solusi yang masif dan terintegrasi dengan baik. Dibalik kesuksesan Daniel semasa kuliah, ia memiliki tokoh panutan yaitu Menteri Luar Negeri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, seorang anak bangsa luar biasa yang juga pernah menjadi Duta Besar RI untuk PBB pada tahun 2007-2009. Semangat menggapai citamu ya, Daniel!

Membanding-bandingkan Diri dengan Orang Lain

Semua mahasiswa ITB memiliki potensi menjadi generasi muda yang aktif dan unggul dalam prestasi. Namun, menurut Daniel ada beberapa kesalahan umum yang seringkali dilakukan oleh para mahasiswa. Salah satunya adalah gemar membanding-bandingkan diri dengan yang lain. Menurut Daniel, hal ini merupakan kebiasaan yang paling tidak sehat sebab jika tidak disikapi dengan baik justru membuat kita kehilangan diri kita sendiri di dunia yang bergerak dengan sangat cepat ini. Setiap orang memiliki tujuan, motivasi dan beban hidupnya masing-masing yang tidak bisa disamakan satu dengan lainnya begitu saja. Oleh sebab itu, kita hanya perlu fokus pada penggaris hidup kita sendiri karena pada akhirnya kitalah yang menentukan kebahagiaan kita.  Pesan Daniel untuk teman-teman mahasiswa lainnya ialah jangan mau hidup biasa-biasa saja dan pasrah dengan keadaan sebab pasti ada jalan sekecil apapun itu yang kadang tidak kita sadari. “Tetap semangat,” sahut Daniel mengakhiri perbincangan.

Ditulis Oleh
Devyandra Eka Putri

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2024 Prodi Teknik Lingkungan
FTSL - ITB
Scroll to Top